Berani Membuat Pilihan

Apakah yang sedang anda lakukan? Anda saat ini sedang berada dimana? Pertanyaan itu kiranya pantas saya tanyakan kepada anda. Pertanyaan yang biasa-biasa saja bukan? Mungkin anda tidak pernah mengira untuk apa pertanyaan ini saya lontarkan. Untuk pertanyaan pertama tentu anda akan menjawab sedang membaca buku ini. Lalu untuk pertanyaan kedua mungkin anda akan menjawab sedang berada di taman, di kamar atau mungkin saja sedang berada di puncak gunung sambil menikmati kesejukan yang mungkin sedang menyelimuti anda. Dalam banyak hal sebetulnya kita telah membuat pilihan-pilihan. Ingatkah anda menu apa yang disuguhkan untuk sarapan tadi pagi, baju yang anda kenakan, kendaraan yang anda naiki, semua merupakan pilihan anda. Mungkin anda akan menjawab, “ sebetulnya saya ingin mengenakan kemeja warna hijau, namun karena masih agak basah, saya terpaksa memakai warna coklat”. Jika itu jawaban anda, saya turut prihatin dan kasihan kepada anda. Bukankah anda memiliki kebebasan untuk melakukan pilihan? Jika memang anda menyukai warna hijau, kenapa anda tidak berusaha mempersiapkan sebelumnya? Mungkin anda akan menjawab “ saya tidak memiliki waktu untuk mempersiapkannya”. Kenapa anda dengan mudah menukar sesuatu yang sebenarnya anda inginkan dengan sesuatu yang membuat anda terpaksa memilih? Pernahkah anda berpikir tentang tujuan hidup anda dan meluangkan waktu untuk merenunginya? Jika belum, ada baiknya saya menyarankan anda untuk segera melakukannya, tidak ada kata terlambat. Anda akan mendapatkan sesuatu yang berharga dari hal itu. Jika dalam kehidupan anda diberi kesempatan, manakah yang akan anda pilih : berada di depan Ka’bah ataukah berada di Swis yang terkenal keindahannya. Anda bebas memilih, tidak ada seorangpun yang berhak melarang pilihan itu. Jika anda lebih memilih datang ke Mekah untuk melihat Ka’bah secara langsung , itu mungkin keinginan anda sejak kecil ketika memperoleh pelajaran tentang Haji atau anda memilih datang ke Swis yang mashur akan keindahannya. Tentu anda akan memilih salah satu tempat yang paling anda inginkan. Selanjutnya, kendaraan apa anda akan agar anda bisa sampai ke tempat yang anda inginkan? Berapa uang yang akan anda gunakan untuk ongkos hidup dan sampai di sana? Dari mana uang yang akan anda gunakan untuk membiayai perjalanan itu anda peroleh? Cobalah untuk merasakan keadaan saat anda berada di sana. Bayangkan apa yang akan anda lakukan ketika berada disana. Saya sedang mengantar anda untuk lebih mendekatkan anda pada impian anda, mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama anda akan dapat berada ditempat ayang anda inginkan. Jika anda benar–benar memiliki keinginan yang menggebu-gebu untuk merealisasikan harapan anda, kemudian anda telah memulai langkah-langkah itu setahap-demi setahap, bukan hal yang mustahil untuk mewujudkannya bukan? Mari kita lanjutkan perbincangan kita. Pilihan demi pilihan telah kita lakukan dan kini anda lebih memahami bagaimana anda menentukan pilihan, apakah anda memilih untuk suatu pilihan yang memang anda inginkan, atau memilih karena keterpaksaan. Segala keputusan memang ada ditangan anda. Oleh karena itu, pilihlah yang terbaik untuk kehidupan anda. Berhati-hatilah dengan apa yang ada dalam benak dan anggapan anda. Bisa jadi apa yang ada dalam benak dan anggapan itu benar-benar terjadi dalam kehidupan anda. Anda memiliki kekuatan terpendam untuk mengendalikan hidup ini secara keseluruhan. Lalu kenapa anda membiarkannya tidak berfungsi secara optimal. Mari bangkitkan kekuatan itu untuk menggapai tujuan-tujuan anda. Anda akan merasakan bahwa anda memang mampu untuk mengendalikan kehidupan anda sepenuhnya. Hindari keraguan dengan mengatakan “ya, tapi” ini adalah kata-kata yang tidak akan membawa anda pada kemajuan. Katakan “ ya” saya akan memilih mengunjungi tempat yang saya idam-idamkan sejak lama, oleh karenanya saya menabung, bekerja dan kalau perlu akan saya jual sebagian asset yang saya miliki demi mewujudkan keinginan saya. Apakah anda memiliki harapan besar dalam kehidupan anda dan menuliskannya diatas kertas yang kemudian anda bawa kemanapun anda pergi sehingga anda mudah untuk melihatnya setiap waktu saat anda menginginkannya? Jika belum, cobalah anda tuliskan keinginan anda dengan merengking dari hal yang paling anda ingin wujudkan. Di sadari atau tidak anda sedang melangkah menuju terwujudnya keinginan anda. Mungkin saat ini anda baru menuliskannya kemudian anda memotifasi diri anda dengan selalu membaca apa yang tertulis pada catatan yang selalu anda bawa. Kemudin langkah demi langkah akan mengarah kepada satu titik bagaimana mewujudkan cita-cita anda. Saya punya pengalaman menarik bagaimana orang –orang disekitar kita berusaha untuk mengendalikan kehidupan kita. Setiap kali orang melihat saya duduk-duduk sambil menikmati secangkir kopi, sambil menuliskan ide-ide yang ada dalam pikiran saya. Mereka mengolok-olok saya,”dasar pemalas, kerjanya hanya duduk-duduk saja. Mbok cari kerja seperti orang-orang!” . Saya percaya anda pernah mengalaminya juga. Orang-orang disekitar kita memang seringkali menjadi pengendali kita, maka anda harus mampu melepaskan diri dari ketergantungan para pengendali itu. Biarkan anda menjadi pengendali diri anda sendiri, karena anda memiliki kekuatan yang mampu untuk mendorong dalam menentukan pilihan anda sendiri. Pilihan yang tepat dan memang kita menginginkannya, akan mengantarkan kita pada tujuan yang anda telah rencanakan. Selanjutnyanda harus senang dan mencintai apa yang sedang anda lakukan, apakah bekerja di kantor atau sedang melakukan kegiatan lain. Jika andamerasa senang dan lepas dari tekanan, anda akan mampu mengeluarkan energi dalam diri anda. Jika anda menginginkan menjadi asisten manajer padahal saat ini anda masih menjadi seorang pekerja biasa, anda harus bekerja dengan optimal, menunjukkan prestasi-prestasi terbaik anda, berusaha tahu tentang struktur organisasi, apa yang mesti dikerjakan ketika anda menjadi mandor umpamanya,, sehingga ketika ada rekrutmen mandor, perusahaan akan memilih anda. Anda harus selalu menunjukkan loyalitas kepada perusahaan dengan sedikit mengorbankan keinginan anda untuk memperoleh gaji yang lebih tinggi, jika anda bekerja diperusahaan pesaing. Ini adalah pilihan-pilihan anda dan itu tetap menyenangkan anda. Kembali pada bagaimana seharusnya anda melakukan pilihan, anda memiliki kemampuan untuk merangkai pilihan- pilihan saat ini sepenuh keyakinan anda, dan pilihan –pilihan itu akan mengendalikan masa depan anda.

Komentar

Postingan Populer